"Sebenarnya secara ideologi ekonomi saya lebih dekat ke JK. Saya hadir ke sini karena saya menghormati amanat rakernas partai," ujar Dradjad saat ditanya wartawan di Eksekutif Club, Hotel Sultan, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (26/5/2009).
Dradjad mengaku kecewa dengan prinsip ekonomi yang dianut oleh Boediono. Semula Dradjad mengira SBY akan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan, sama dengan capres-capres lainnya. Namun ternyata sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dradjad kemudian membeberkan alasan kenapa mendukung JK-Wiranto. "Dari Pak JK saya yakin dengan prinsip ekonominya sealiran dengan saya, ekonomi kerakyatan. Buat saya hidup ini permainan saja, kalau tidak sesuai dengan yang kita yakini benar, buat apa?" pungkasnya.
(ape/iy)










































