PDIP & Gerindra DKI Jakarta Targetkan 45% Suara untuk Mega-Prabowo

PDIP & Gerindra DKI Jakarta Targetkan 45% Suara untuk Mega-Prabowo

- detikNews
Selasa, 26 Mei 2009 15:49 WIB
PDIP & Gerindra DKI Jakarta Targetkan 45% Suara untuk Mega-Prabowo
Jakarta - PDIP dan Partai Gerindra membentuk Tim Kampanye Mega-Prabowo untuk wilayah DKI Jakarta dalam menghadapi pilpres 8 Juli mendatang. Tim ini menargetkan perolehan suara sebesar 45 persen untuk memenangkan pasangan yang dideklarasikan 24 Mei lalu di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Sebagai tindak lanjut dari deklarasi pasangan capres cawapres Mega-Prabowo di Bantar Gebang pada beberapa hari lalu, kami membentuk tim pemenangan capres cawapres Mega-Prabowo untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta," kata Ketua Tim Kampanye HE Syahrial saat konprensi pers di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Jl Tebet Raya, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2009).

Syahrial mengatakan, untuk meraih kemenangan di wilayah DKI Jakarta, tim kampanye ini akan dijalankan dengan pola kerja bergerak serempak untuk menargetkan perolehan suara 45 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk kemenangan di wilayah DKI Jakarta kita menargetkan 45 persen suara," imbuhnya.

Strategi yang digunakan oleh tim tersebut adalah menghidupkan kembali posko-posko PDIP dan Gerindra di wilayah Jakarta dan akan memunculkan kedua pasangan capres-cawapres di beberapa tempat untuk mendulang suara.

"Kita hidupkan kembali posko-posko di wilayah Jakarta yang berfungsi untuk sosialisasi visi-misi, mengontrol DPT dan menampung keluhan publik," paparnya.

"Kita targetkan ada pemunculan beliau berdua untuk mendulang suara. Kita rencanakan di pasar-pasar atau di Muara Angke," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kampanye M Taufik menjelaskan, mengenai pembagian kerja antara kedua partai tersebut dibantu oleh tim pendukung partai-partai kecil di Jakarta. Partai pendukung tersebut di antaranya, PBB, Partai Buruh, PNI Marhaen, Partai Merdeka dan PPNUI.

"Figur keduanya (Mega-Prabowo) menarik, mesin partai untuk mendukung. Yang dominan PDIP dan Gerindra dibantu oleh partai pendukung," kata Taufik.

Taufik menambahkan timnya optimis mencapai target yang dicanangkan, melihat pemilih di DKI Jakarta berdasarkan DPT pemilu legislatif sebanyak kurang lebih 7 juta. Kemudian ada 800 ribu pemilih tambahan yang kemarin belum terdaftar dan bukan pemilih dari partai pemenang.

"Peluang meraih 45 persen itu besar," punkasnya.

(mpr/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads