"Kuda Pak Prabowo tidak untuk pribadi. Tapi untuk kemajuan olahraga di Indonesia. Bahkan untuk pertama kalinya pada Sea Games pada 1997 Indonesia mengirimkan wakil di cabang polo kuda," ujar Fadli saat jumpa pers di kantor Gerindra Media Center (GMC), Jl Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2009).
Fadli menambakan, selain untuk menyalurkan hobi, Prabowo juga mempunyai misi agar olahraga polo berkembang di Indonesia. Bahkan, atlet-atlet polo kuda yang dikirim oleh Prabowo bukanlah anak orang kaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Fadli juga menanggapi pernyataan Rizal yang menuding karir Prabowo yang memiliki cacat track record. "Terkait karir militer Pak Prabowo tampaknya terlalu berlebihan kalau dia dipecat. Sebenarnya dia diberhentikan dengan hormat. Tapi itu juga lebih karena kepentingan politik saat itu, karena ia jenderal dari jalur komando yang biasa mengambil risiko untuk bangsa dan negara sehingga apa yang dilakukannya memang tidak semulus jalur staf," pungkasnya.
(ape/iy)










































