Tanpa didampingi Wiranto, JK berdialog dengan para guru saat bersilaturahmi ke SMA Negeri 10 Palembang, Selasa (26/05/2009). Turut bersamanya adalah Menteri Negara Perencanaan Pembangunan yang juga tokoh Golkar Paskah Suzzeta.
Dialog itu sendiri dipandu langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. JK mengingatkan para guru untuk terus meningkatkan kemampuannya karena ilmu pengetahuan terus berkembang. "Nasib guru insya Allah di antara PNS yang lain tunjangannya paling banyak. Sekarang seperti itu, nanti tentunya kita naikkan," kata JK.
Dalam dialog itu, dua orang guru diberi kesempatan bertanya. Seorang guru SMA Negeri 7 Palembang menanyakan uang sertifikasi tahun 2008 yang belum cair. JK pun berjanji pada Juni 2009 nanti akan segera dicairkan.
Acara itu juga dihadiri Walikota Palembang Eddy Santana Putra yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel.
JK Lantik Tim Kampanye
Sementara itu, pelantikan tim kampanye JK-Wiranto tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sumsel dilakukan di Monpera, Jalan Merdeka, Palembang. Pada kesempatan itu, JK menjanjikan peningkatan ekonomi dan kemakmuran Indonesia.
JK menyebut kesiapannya maju ke bursa pilpres bukan demi kehormatan, tapi cita-cita kebangsaan untuk memakmurkan rakyat. Sumber daya alam untuk mewujudkan cita-cita itu sangat mendukung.
"Saya berjanji akan bekerja keras membuat bangsa ini besar. Kita tidak ingin bangsa ini dilecehkan, kurang dihormati bangsa lain. Kita mampu lebih, hanya butuh lebih cepat lebih baik," katanya.
(tw/yid)











































