PKS: Power Sharing dengan SBY Dibahas Setelah Pilpres

PKS: Power Sharing dengan SBY Dibahas Setelah Pilpres

- detikNews
Selasa, 26 Mei 2009 09:47 WIB
PKS: Power Sharing dengan SBY Dibahas Setelah Pilpres
Jakarta - PKS menyangkal telah mendapatkan jatah sejumlah menteri di kabinet SBY-Boediono. Masalah pembagian kekuasaan baru dibahas setelah pilpres.

"Jadi PKS dan PD hanya menandatangani piagam kerja sama di bidang kabinet dan parlemen. Belum sampai pada pembahasan menteri, baru itu saja," ujar Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS Suharya pada detikcom, Selasa (26/5/2009).

Sebelumnya, PKS disebut-sebut telah mengajukan tujuh nama terkait posisi menteri. Presiden PKS Tifatul Sembiring diusulkan sebagai Menkominfo, anggota FPKS Suswono sebagai Mentan, Ketua MPP PKS Suharna Surapranata sebagai Menristek, Dubes RI di Arab Saudi Salim Segaf Al Jufri sebagai Mensos, Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno sebagai Mendiknas, Wakil Ketua Ketua Komisi III DPR, Suripto sebagai Meneg BUMN, dan Ketua Dewan Pakar PKS Kemal Stamboel sebagai Menperin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suharya menuturkan, masalah pembagian kekuasaan akan dibicarakan seusai pemilihan presiden.

"Power sharing dibicarakan lebih detail nantinya, sekarang masih terlalu jauh," ungkapnya.

Saat ini PKS berkosentrrasi pada proses pemenangan SBY-Boediono. "Kita fokus pemenangan pemilu," pungkasnya.

(fiq/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads