Ada Incumbent Ikut Bersaing, TNI Sulit Untuk Netral

Ada Incumbent Ikut Bersaing, TNI Sulit Untuk Netral

- detikNews
Selasa, 26 Mei 2009 02:18 WIB
Ada Incumbent Ikut Bersaing, TNI Sulit Untuk Netral
Jakarta - Pasangan JK-Wiranto meminta TNI netral. Namun TNI dinilai akan sulit unuk netral jika incumbent ikut bersaing sebagai salah satu pasangan capres-cawapres.

"Incumbent adalah yang paling diuntungkan," ujar Pengamat Politik dan Pertahanan Ikrar Nusa Bhakti kepada detikcom, Senin (25/5/2009).

Menurut Ikrar, Presiden merupakan panglima tertinggi TNI dan setiap anggota TNI wajib mengikuti perintah komandannya. Sebagai incumbent SBY juga memliki kontrol dan perintah langsung pada seluruh kekuatan TNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Panglima TNI sudah menyatakan 200 persen netral, tapi bagaimana mereka bisa netral 100 persen dari SBY yang masih menjadi panglima tertinggi. Jika mereka menolak, tentunya mereka bisa dianggap melanggar sapta marga," jelas alumnus UI ini.

"Pilihannya sulit, antara buku saku netralitas dari Mabes TNI atau perintah komando tertinggi," pungkasnya. (rdf/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads