Arbi Sanit: Pemilih Pilpres Kacau, SBY Bisa Kalah

Arbi Sanit: Pemilih Pilpres Kacau, SBY Bisa Kalah

- detikNews
Senin, 25 Mei 2009 06:05 WIB
 Arbi Sanit: Pemilih Pilpres Kacau, SBY Bisa Kalah
Jakarta - Pilpres 2009 diprediksi kacau. Banyak pemilih yang tidak memilih capres usungan partainya. Hal ini dinilai akan menghambat langkah capres Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melenggang ke kursi RI 1.

"Pemilih pilpres kacau, walaupun SBY pendukung banyak bisa jadi kalah karena pemilihnya kabur ke tempat lain," tutur Pengamat Politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Minggu (24/5/2009).

Menurut Arbi, kondisi politik di Indonesia tanpa kontrol, tidak ada aturan yang jelas. Parpol membebaskan semua kadernya berpolitik sendiri-sendiri. Hal inilah yang menyebabkan Arbi memprediksi banyaknya pemilih bias (swing voter) dalam pilpres mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak swing voter, itu konsekuensi sistem partai di Indonesia tidak ada aturan mainnya, dalam Golkar saja dibebaskan menjadi cawapres partai lain, seharusnya kader partai loyal dengan keputusan partainya," tutur Arbi

Arbi menambahakan, parpol harus bekerja ekstra keras apabila ingin capres-cawapres yang diusungnya lolos dalam pilpres 8 Juli nanti. Sulitnya mencari kader setia menjadi salah satu masalah penting yang harus segera diatasi masing-masing parpol.

"Persoalannya bagaimana partai berkoalisi dan menyusun kekuatan menghadapi pilpres, karena menjadi sulit mencari kader setia, apalagi pemilih setia," tegasnya. (van/mad)


Berita Terkait