"Kita sedih prihatin dengan negeri ini. Kita tidak mampu memajukan negeri ini. Lalu kita berbicara bagaimana hal ini bisa terjadi. Setelah kita kaji ada leadership yang belum mampu mengangkat derajat dan martabat bangsa," kata Wiranto dalam musyawarah Muspinas PKNU di Pandepokan TMII, Jakarta Timur, Minggu (24/5/2009).
Untuk itu, dalam Pilpres yang akan digelar pada awal Juli mendatang dia meminta agar memilih calon yang benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepuk tangan riuh pun lantas membahana di ruangan itu, tidak lupa teriakan 'Hidup Wiranto' disuarakan para anggota Partai Kedaulatan Nasional Ulama (PKNU). Wiranto juga mengemukakan alasannya, bersama JK maju dalam Pilpres.
"Kami berdua maju karena punya pengalaman yang sama, 10 tahun kami bersama-sama, di kabinet bekerja sama membangun negeri ini, jadi sudah saling tahu," tambahnya.
Dalam pidato 15 menit ini, Wiranto juga memuji Ketua Umum PKNU Choirul Anam tentang komitmen dan tekadnya membangun bangsa.
(ndr/iy)










































