Koalisi Kerakyatan Dukung SBY-Boediono Dideklarasikan di NTB

Garap Ladang Wiranto

Koalisi Kerakyatan Dukung SBY-Boediono Dideklarasikan di NTB

- detikNews
Minggu, 24 Mei 2009 10:32 WIB
Koalisi Kerakyatan Dukung SBY-Boediono Dideklarasikan di NTB
Mataram - Koalisi Kerakyatan untuk mendukung pasangan SBY-Boediono dideklarasikan di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Koalisi ini bertekad untuk merebut suara masyarakat NTB yang di Pilpres 2004 dimenangkan oleh pasangan Wiranto-Gus Solah.

Deklarasi digelar di Kampus Universitas Mataram, Kekalik, Mataram, NTB, Minggu (24/5/2009). Sekitar 1.000 orang hadir dalam acara ini. Mereka terdiri dari berbagai elemen masyarakat seperti Majelis Sasak NTB, kelompok tani, kelompok pemuda, kelompok buruh dan pekerja informal, kelompok LSM, kelompok perempuan, dan lain-lain.

Secara khusus target Koalisi Kerakyatan di NTB adalah 'menggarap ladang' yang di Pilpres 2004 dikuasai oleh pasangan Wiranto-Gus Solah. "Tahun 2004 yang menang Wiranto. Kita ingin memenangkan pasangan SBY-Boediono di Pilpres 2009 ini ," kata koordinator wilayah Koalisi Kerakyatan NTB Bambang Mei F.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, di Pemilu 2004 Golkar menjadi pemenang di NTB. Karena itu tak heran jika Wiranto menang mengingat dukungan formal Golkar waktu itu ke Wiranto.

Sedangkan di Pemilu 2009 ini, Partai Demokrat lah yang jadi pemenang. Partai asuhan SBY itu memperoleh sekitar 350 ribu suara dari total 3 juta pemilih di NTB, sedangkan Golkar di posisi kedua dengan suara sekitar 290 ribu.

"Karena itu kita optimis menang di pilpres," kata Bambang.

Dalam rangka memenangkan SBY-Boediono itu, Koalisi Kerakyatan akan mendekatai para pemilih yang selama ini tak tergarap oleh parpol, seperti masyarakat adat, kalangan petani, buruh, pekerja informal, dan lain-lain. "Peserta deklarasi ini adalah warga yang kemarin tidak terdaftar, tapi sekarang sudah terdaftar," kata Bambang.

Sebelumnya Koalisi Kerakyatan ini telah dideklarasikan di 4 kota, yakni Jakarta, Bandung, Banten, dan Lampung. Targetnya deklarasi akan digelar di 15 hingga pertengahan Juni mendatang.

Acara ini dimeriahkan dengan penampilan kesenian Rudat khas masyarakat Sasak. Kesenian yang menyerupai tarian ini merupakan simbol pembelan tentara Turki terhadap Islam.
(sho/anw)


Berita Terkait