"Contohnya, bagaimana Amerika Serikat (AS) telah salah memilih Bush yang berakibat AS masuk dalam sejarah terburuknya. Ekonominya hancur kalau hanya salah memilih orang yang tidak paham masalah bangsanya," kata JK.
Hal itu disampaikan dia di acara Peringatan Ulang Tahun ke-7 Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Twin Plaza Hotel, Tomang, Jakarta Barat, Sabtu (23/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pilpres mendatang merupakan pertarungan ideologi, apakah kemandirian bangsa atau menjalankan ekonomi bebas.
"Pemimpin itu dipilih untuk memperbaiki atau menghancurkan bangsa. Dan saya dengan Wiranto bertujuan untuk kehormatan bangsa bukan untuk kehormatan pribadi," pungkas JK.
(irw/asy)











































