"Sikap kita tidak dalam konteks merestui atau tidak. Itu pilihan politik," ujar juru bicara Blok Perubahan Adhie Massardi dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (23/5/2009).
Adhie mengaku tidak tahu kapan persisnya Ferry mulai mendukung SBY. Ferry selama ini sibuk naik banding akibat diputuskan bersalah meski dia kini telah bebas karena masa tahanannya telah habis. Sebelumnya Ferry divonis 1 tahun penjara kasus demo anarkis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhie menerangkan, Blok Perubahan menentang aliran politik SBY-Boediono yang mengarah ke konsep neoliberal. Blok Perubahan lebih mendukung aliran politik ekonomi kerakyatan.
Seperti diketahui, aliran ekonomi kerakyatan diusung pasangan capres dan cawapres Mega-Prabowo dan JK-Wiranto. Karena itu, menurut Adhie, Blok Perubahan mendukung kedua pasangan capres dan cawapres itu.
"Jika dibilang berdiri di 2 kaki ya boleh. Jelas ke SBY nggak, karena aliran ekonomi SBY 100 persen neolib. Intinya kita menentang neoliberal dan mendukung ekonomi rakyat," tegas dia.
(nik/asy)











































