"JK punya peluang besar didukungan NU, karena saat ini masa nahdliyin sudah tahu kekurangan SBY, yang peragu dan lambat. Tapi JK butuh waktu yang banyak untuk memobilisasi dukungan itu," kata Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Solahudin Wahid, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (22/5/2009).
Dia lalu menuturkan hubungan historis JK dan NU. "Tahun 1950-an Haji Kalla, ayahnya JK yang mendirikan NU di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dan JK beberapa tahun lalu sempat menjadi Ketua Dewan Mustasyar PWNU Sulsel. Jadi JK bukan orang asing lagi di NU," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak JK sangat mudah untuk ditemui. Kalau mau ketemu beliau teman-teman di NU cukup SMS. Jadi tidak terlalu rumit, sekalipun JK menjabat sebagai wapres," ujar Gus Solah, panggilan akrab cucu pendiri NU, KH Hasyim Ashari tersebut.
(zal/ndr)











































