Deklarasi Mega-Prabowo Sederhana

Deklarasi Mega-Prabowo Sederhana

- detikNews
Jumat, 22 Mei 2009 00:57 WIB
Deklarasi Mega-Prabowo Sederhana
Jakarta - Pasangan capres-cawapres Megawati Sukarnoputri-Prabowo Subianto akan melakukan deklarasi secara sederhana di area TPA Bantar Gebang, Bekasi. Sedikitnya, sekitar 10 ribu kader dan simpatisan PDIP-Gerindra akan menghadiri acara deklarasi, berbaur dengan pemulung, petani, dan nelayan.

"Deklarasi ini dilakukan oleh, dari, dan untuk rakyat. Jadi bukan deklarasi pejabat yang biasa dilakukan di tempat mewah," ujar Mochtar Mohammad, Ketua Panitia Deklarasi Mega-Prabowo, di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi, Kamis (21/05/2009).

Rencananya, Mega-Prabowo akan mendeklarasikan diri sebagai capres-cawapres di Zona 3C TPA Bantar Gebang, tidak jauh dari lokasi pembuangan sampah warga DKI Jakarta. Di area seluas 1,5 hektare, nantinya bakal berdiri empat panggung yang terdiri dari panggung utama untuk deklarasi, panggung untuk duduk para undangan, panggung paduan suara, serta panggung hiburan rakyat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mochtar Mohammad menjamin, selama pelaksanaan deklarasi, aktivitas di TPA Bantar Gebang tidak akan terhenti. Sebab, jika proses pembuangan terhenti, dikhawatirkan sampah bakal menumpuk di Ibu Kota.

Tiga hari menjelang pelaksanaan deklarasi, panitia terus melakukan persiapan. Sedikitnya ada tiga alat berat yang dikerahkan setiap harinya untuk meratakan tanah. Puluhan pekerja juga terus membangun keempat panggung di lokasi acara.

Menurut Mochtar, selain petinggi kedua partai pengusung Mega-Prabowo, puluhan kepala daerah tingkat satu dan dua asal PDIP juga bakal hadir dalam deklarasi. Sejumlah artis yang bernaung di PDIP-Gerindra juga akan menghibur masyarakat yang hadir.

"Nanti akan ada Edo Kodolonggit yang bakal menyanyi lagu perjuangan. Lalu diikuti penyair WS Rendra yang bakal membacakan sajak Karawang-Bekasi,” ungkap Mochtar Mohammad.

Namun, Mochtar enggan menyebut jumlah dana yang dikeluarkan untuk deklarasi Mega-Prabowo. Dia hanya mengaku bahwa dana yang ada diperoleh secara gotong royong dari simpatisan partai dan orang-orang yang menginginkan Mega sebagai presiden lagi.
(rdf/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads