"Struktur masyarakat itu masih melihat pimpinan. Sultan itu adalah pimpinan formal sekaligus informal masyarakat Jawa," ujar sosiolog Musni Umar kepada detikcom, Kamis (21/5/2009).
Menurut Direktur Institute for Social Empowerment and Democracy ini, masyarakat Jawa yang mendukung Sultan di seluruh Nusantara akan mendukung JK-Wiranto setelah melihat Sultan tampil bersama keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu figur kiai di ponpes adalah pemimpin informal yang juga punya pengaruh di lingkungannya. Demikian juga dengan para saudagar atau pedagang yang disebut wong gede.
Menurut Musni, tentu Sultan sebagai Gubernur Yogyakarta tidak akan terang-terangan mendukung JK-Wiranto. Sultan dinilai sangat menjunjung tinggi tatakrama.
"Tetapi dalam politik, bertemu dengan seseorang apalagi berfoto di depan umum sudah punya arti. Masyarakat sudah membaca ini," jelasnya.
(rdf/nwk)











































