"Hati itu makna yang dalam, nurani juga bisa diartikan dengan hati. Artinya cahaya mata, hati yang jernih. Mengapa orang jatuh cinta disebut jatuh hati, tapi kalau bermasalah disebut patah hati, kalau jauh disebut dekat di hati. Begitu juga hati yang tulus, sepenuh hati agar jangan setengah hati,"ujar JK.
Hal itu diucapkan JK dalam sambutannya di depan sekitar 500 ibu-ibu peserta Rakornas I Perempuan Hanura di Hotel Sahid Jaya, Jl Jend Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK kemudian mengaitkan peran perempuan dalam menopang pencapresannya yang maju bersama Ketua Umum Hanura Wiranto. Kalau berbicara dengan perempuan setengah hati, imbuhnya, maka tidak akan bisa memenangkan pertarungan Pilpres.
Dia lalu menyitir sambutan Wiranto yang mengatakan potensi perempuan di Indonesia ini sangat besar, karena jumlah perempuan di Indonesia lebih besar dari jumlah laki-laki.
"Oleh karena itu kita harus mempertahankan perempuan yang lebih cepat jatuh hati," imbuh Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar)disambut tawa ibu-ibu yang mayoritas mengenakan setelan kuning itu.
(nwk/gah)










































