Jakarta - Sama sekali tidak ada kontrak politik antara pasangan JK-Wiranto. Bahkan dua parpol pengusungnya dalam Pilpres 2009 juga tidak membuat kesepakatan awal mengenai pembagian posisi dalam kabinet atau peran parlemen kelak. Anda percaya?
Ini pengakuan langsung dari Wiranto tentang kesepakatannya berpasangan dengan JK. Pengakuan dia sampaikannya saat membuka Rakornas Perempuan Hanura, Rabu (20/5/2009), di Hotel Sahid, Jakarta.
"Pasti orang-orang tidak percaya kalau kita tidak membuat kontrak politik apa-apa. Tidak ada pembagian apa-apa," tegas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto menyatakan kesediaannya mendampingi JK adalah untuk bangsa Indonesia. Kebersamaan antara Partai Golkar dan Hanura kelak baik dalam pemerintahan dan kabinet kelak bila memenangi Pilpres 2009 juga demi Indonesia.
"Kita masuk dalam kesatuan bersama-sama untuk Indonesia," ujarnya.
(lh/iy)