"Ini lebih karena membicarakan masa depan partai, setelah pilpres mau bagaimana, kalau dua putaran mau melobi partai mana, tidak benar kalau ada penggembosan," kata Priyo kepada wartwan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Menurut ketua FPG DPR ini, memang sempat terjadi perdebatan internal dalam beberapa bulan terakhir terkait langkah politik Golkar dalam pilpres. Namun seiring dengan keputusan pencapresan JK secara otomatis mengakhiri semua perdebatan dan memulai kerja baru memenangkan pasangan JK-Wiranto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo mengaku, hasil pertemuan Itu telah mengarahkan para senior Golkar untuk mencari solusi jitu memangkan calon Golkar dalam pilpres mendatang. Selain itu, pertemuan itu juga membawa semangat baru untuk memperjuangkan masa depan Golkar yang lebih baik.
"Pertemuan itu merupakan bentuk ekspresi senior kami terhadap usaha memenangkan pasangan JK-Wiranto. Sehingga kami sebagai pewaris sah Partai Golkar merasa partai yang solid menjadi utama," pungkasnya.
(van/yid)










































