PPP Imbau NU-Muhammadiyah Netral dalam Pilpres

PPP Imbau NU-Muhammadiyah Netral dalam Pilpres

- detikNews
Rabu, 20 Mei 2009 14:01 WIB
PPP Imbau NU-Muhammadiyah Netral dalam Pilpres
Jakarta - Gencarnya ormas-ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah yang ikut dalam dukung mendukung capres tertentu disayangkan PPP. Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saefudin meminta ormas-ormas itu kembali ke cita-cita awalnya menjadi organisasi sosial kemasyarakatan non politik praktis.

"Kami harapkan ormas-ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah harus tetap dijaga netralitasnya. Karena ini milik semua umat," kata Lukman kepada detikcom, Rabu (20/5/2009).

Menurut Ketua Fraksi PPP DPR ini, jika memang elit kedua lembaga itu tidak bisa melepaskan untuk terlibat politik praktis dengan saling mendukung capres tertentu, para tokoh itu harus melepaskan diri dari institusi yang dipimpinnya. Hal ini sangat penting untuk memperlihatkan semangat pelayanan dan netralitasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang tokohnya mau berpolitik praktis, silakan saja. Tetapi jangan bawa-bawa institusinya. Biarkan institusi itu netral, milik umat," paparnya.

Selain ormas, Lukman juga mengimbau pimpinan TNI,Polri dan organisasi lainnya untuk bersikap netral dalam Pilpres mendatang. Hal ini akan menjadi catatan penting bagi rakyat untuk menegakkan demokrasi yang berkualitas.

"Tidak hanya ormas, kami juga mengimbau pimpinan TNI, Polri, DPD dan lembaga lainnya harus menjaga netralitasnya agar kualitas demokrasi kita semakin baik," pungkasnya.

Meskipun secara resmi tidak ada keputusan PBNU mendukung Jusuf Kalla-Wiranto, tetapi Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi sering terlihat berkampanye untuk pasangan JK-Wiranto. Demikian juga dengan Muhammadiyah, meskipun belum ada keputusan, banyak tokoh Muhammadiyah seperti Syafii Maarif yang mendukung JK-Wiranto.

(yid/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads