"Itu yang terjadi bila 2 kultur bersatu, sehingga tidak berbeda bangsa ini," tutur Wapres Jusuf Kalla (JK) dalam diskusi tentang Kebangkitan Nasional di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Sebelumnya JK menyitir tentang pengabdian nama-nama tokoh kebangkitan nasional sebagai nama rumah-rumah sakit umum di berbagai daerah. Seperti RS Cipto Mangunkusumo di Jakarta, RS Adam Malik di Medan, RS Sutomo di Surabaya dan RS Wahidin Sudiro Husodo di Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ada dua kultur, Bugis dan Jawa. Jawa membuat harmonis dan semangatnya dari Bugis. Itu bagus juga karena karena siapa tahu ada orang luar Jawa jadi presiden," imbuhnya disambut tepuk tangan hadirin karena tahu bahwa dalam Pilpres 2009 JK yang asli Bugis berpasangan dengan Wiranto yang Jawa.
Acara diskusi diikuti seratusan orang mahasiswa mewakili beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Putri JK, Chaerani Jusuf Kalla, tampak di antara jajaran panitia. Di dadanya tersemat pin Sahabat Muda yang merupakan pihak penyelenggara diskusi.
(lh/nrl)











































