"Doa restu saja tidak cukup, tapi contrengan. Sambil doa nyontreng, ini bukan kampanye ya, hanya pengenalan," ujar Wiranto sambil tersenyum diikuti riuh tawa ratusan santri ini.
Wiranto menyampaikan hal itu dalam sambutannya selama 15 menit di Pesantren Tegal Rejo, Selasa (19/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak JK ini jago akselerasi, kita sudah bosan lambat-lambat berada di belakang terus. Saatnya kita lebih cepat dan berada di barisan paling depan," imbuhnya.
Menurut dia, JK itu seorang yang cepat dalam mengambil keputusan. "Pak JK itu jago ngegas, cepat. Jadi lebih cepat lebih baik, makanya saya siap ikut jadi kopilot beliau, membantu untuk bisa nyelip-nyelip," tutupnya.
(ndr/nrl)











































