PPP Akan Panggil Kadernya Yang Dukung Capres Lain

PPP Akan Panggil Kadernya Yang Dukung Capres Lain

- detikNews
Selasa, 19 Mei 2009 12:37 WIB
PPP Akan Panggil Kadernya Yang Dukung Capres Lain
Jakarta - Partai-partai pendukung koalisi SBY-Boediono mulai disibukkan dengan 'pembelotan' beberapa kadernya yang mendukung capres lain. Setelah PAN, PPP juga akan meminta klarifikasi kepada kader-kadernya yang disebut-sebut menjadi tim sukses capres lain.

"Kita akan panggil semua yang diberitakan masuk tim sukses capres lain. Kita akan minta klarifikasi," kata wakil sekjen DPP PPP Romy Romahurmuzy kepada detikcom, Selasa (19/5/2009).

Menurut caleg terpilih dapil Jateng ini, pemanggilan itu akan diteruskan dengan peneguhan komitmen terhadap semua kader PPP agar mendukung pasangan SBY-Boediono. Jika masih ada kader -kader yang tidak mengikuti keputusan DPP, sanksi akan segera diluncurkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan minta ketegasan sikap. Kalau tidak mau mengikuti keputusan DPP, ya kita beri sanksi," paparnya.

PPP akan segera mengirimkan surat edaran mengenai instruksi memenangkan pasangan SBY-Boediono. Jika instruksi itu tidak diindahkan, DPP PPP akan memberikan sanksi kepada DPW ataupun DPC yang membelot.

"Kita akan segera edarkan surat instruksi DPP yang meminta memenangkan pasangan SBY-Boediono. Siapa yang tidak patuh, ya pasti ada sanksinya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP Lukman Hakiem menjadi jubir pasangan JK-Wiranto. Sementara anggota DPR Habil Marati ikut datang dalam pendaftaran JK-Wiranto di KPU tanggal 16 Mei lalu.

(yid/iy)


Berita Terkait