"Pak SBY sudah memberi jaminan bahwa beliau menolak paham neoliberali dan menolak Washington Consencus, bahkan beliau menjamin kepada Pak Amien tidak akan pasar bebas," kata Ketua DPP PAN Patrialis Akbar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2009).
Menurut Patrialis, jaminan itu sudah disampaikan kepada Amien Rais pada pertengahan Mei lalu. Amien pun sudah menyetujui dan mau mendukung SBY dalam pilpres Juli nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patrialis menjelaskan isi surat 'persahabatan' SBY untuk Amien Rais. Dalam surat itu tertulis, SBY berusaha menjelaskan alasan dan pertimbangan khusus memilih Boediono menjadi cawapresnya kepada Amien Rais.
"Pak SBY mengaku sudah melakukan survei tentang Pak Boediono, dalam survei itu menempatkan Pak Boediono pada peringkat atas itu menggambarkan dukungan rakyat. Pak SBY juga menjelaskan, Boediono sederhana dan bebas conflict of interest. Boediono bukan orang yang berjalan sendiri," imbuhnya.
Dalam surat yang panjang itu, SBY juga menjelaskan keinginannya untuk mandiri sebagai presiden. Oleh karena itulah SBY memilih Boediono, selain tidak berjalan sendiri, Boediono juga tidak akan mengobok-obok kekuasaan SBY.
"Adanya chemistry, sehingga presiden dekat dengan wakilnya, jangan sampai ada dua matahari di satu planet, itulah alasannya" pungkasnya.
(van/yid)











































