"Hidup mati kami bergantung terhadap KPU. Kalau kami berkibar tapi KPU tidak mengimbangi, ya, sampai gempor tidak ada hasilnya," tutur Ketua Bawaslu, Nur Hidayat Sardini.
Hal ini disampaikan Hidayat dalam rapat kerja antara Komisi II DPR dengan KPU, Bawaslu, Polri, dan Kejagung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sentra Gakumdu, Polri dan Kejagung kami harap membantu," tutur Hidayat.
Hidayat yakin, dengan kerjasama yang baik antar stakeholder pemilu,
pelanggaran pemilu dapat ditekan.
"Itulah impian kami, tapi bukan tidak mungkin tidak bisa dilakukan, penegakan hukum pemilu harus tetap dilakukan," imbuhnya.
Hidayat kemudian menegaskan kembali niat baik Bawaslu untuk menjamin pilpres bebas masalah. Hidayat berjanji Bawaslu akan melaksanakan tugas
sebaik-baiknya mengawasi pemilu.
"Jangan kuatir, demi Tuhan langit dan bumi kami akan bertugas betul-betul mengawasi pemilu, sambil kita berlayar kita perbaiki perahu yang bolong-bolong ini, kami berharap KPU juga profesional," pungkasnya.
(van/irw)











































