"Lebih banyaklah dari capres lain. Lebih dari Rp 1 triliun," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Hal ini disampaikan dia sebelum menyerahkan formulir laporan harta kekayaan cawapres Prabowo Subianto di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau mengembalikan formulir BI tentang perbaikan-perbaikan," ujarnya.
Kenapa baru sekarang? "Dulu sebenarnya pernah waktu ikut konvensi Golkar, namanya dulu Komisi Pemeriksan Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN). Cuma ini kan formnya agak berbeda. Jadi harus ngumpulin dokumen-dokumen," papar Muzani.
Dengan harta Rp 1 triliun lebih, Prabowo tercatat sebagai peserta pilpres paling tajir. (aan/nrl)










































