Suara Pembaca tentang Deklarasi Mega-Bowo di Gunung Sampah

Suara Pembaca tentang Deklarasi Mega-Bowo di Gunung Sampah

- detikNews
Senin, 18 Mei 2009 16:09 WIB
 Suara Pembaca tentang Deklarasi Mega-Bowo di Gunung Sampah
Jakarta - Duet Megawati-Prabowo akan mendeklarasikan diri di gunung sampah di Bantargebang, Bekasi 24 Mei 2009. Bagaimana tanggapan masyarakat mengenai rencana ini? Sebagian mengacungkan jempol dan mendukung. Sebagian lagi mengkritisi dan menyindirnya.

Berikut beberapa suara pembaca yang didapatkan dari komentar-komentar pembaca, Senin (18/5/2009):

(Aku Bro) SBY dan Boediono dua pemimpin yang cerdas, memilih tempat yg menjadi pusat mencerdaskan anak bangsa, yaitu lembaga pendidikan. Harusnya, masyarakat cerdas melihat fakta ini. Kejayaan anak bangsa tergantung kualitas pendidikan di negeri ini. Sampah tidak identik dengan masyarakat kecil, tetapi identik dengan rakus, hina, jorok, kotor, dan tidak sehat. Kalau itu menjadi tempat deklarasi Mega-Pro, maka sesungguhnya kalian telah membangun masa depan kepemimpinan dengan visi dan misi yang bertentangan dengan nurani. Selamat SBY-Boediono!

(Phs) Bravoooooo..... memang betulllll.... Bantar Gebang merupakan simbol sampah SBY selama 5 tahun ini.... Bukan sampah dari jakarta loh.... tetapi sampah ibu kota simbol kekuasaan yang tak becus, yang harus dibuang, dibakar, dikuburkan, ...dan... apa lagi ya.... ya...karena bau busuk... Maka untuk perubahan harus mulai dari Bantar Gebang. Bravooo...Mega-Pro!

(Sugeng) Bravo Mega Pro. Inilah pemimpin sejati yang tahu persis kondisi rakyat. Daripada deklarasi di gedung mewah dengan biaya milyaran lebih baik sumbangkan untuk masyarakat miskin.

(Prihatin) Setuju sekali, lebih bagus lagi kalau datang ke lokasi naik truk sampah berikut petinggi partai dan DPP-nya dan para pendukungnya. Semoga dapat mengambil hati rakyat.

(Andi Sapulete) Sungguh sangat tepat. Ini bentuk toleransi dan keberpihakan terhadap kaum marjinal. Jangan seperti pasangan yang deklarasi di gedung mahal nan mewah . Sudah tidak berhasil mensejahterakan rakyat , deklarasinya justru membuat rakyat akan semakin sakit hati

(Warga Bantar Gebang) Wakakak...kalo mau nunjukin keserhanaan pada saat deklarasi aja, itu mah 'semu', kesederhanaan itu harus dicerminkan dalam kehidupan sehari-hari sesungguhnya, itu baru 'jempol' bukan karena mau nyari perhatian dan dukungan sesaat aja.

(Tongky) iaSaatnya membuktikan dari rumah masing-masing jangan naik Lexus, naik truk sampahnya sekaln.

Ingin berkomentar lebih jauh? Ikuti pro dan kontra!

(asy/asy)


Berita Terkait