Tim pemenangan resmi pasangan JK diketuai Anggota Dewan Penasehat Partai Golkar, Fahmi Idris. Jumlah resmi tim ini sekitar 600 orang di seluruh Indonesia.
"Tim pemenangan sudah resmi dibentuk, dan kami kini intens melakukan rapat," ujar salah satu juru bicara tim pemenangan JK Win, Indra J Piliang dalam sebuah diskusi di daerah Menteng beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok lain adalah tim relawan Pelangi. Kelompok ini adalah reinkarnasi komunitas Lembang Sembilan, yang merupakan ikon pendukung SBY-JK pada Pilpres 2004 lalu. Kini tim ini tak beralamat lagi di Jl Lembang Sembilan, namun kini beralamat di kawasan Kebayoran Lama. Namun, mereka tetap dibawah naungan Institut Lembang Sembilan.
Dalam tim ini, berafiliasi puluhan organisasi massa pendukung JK-Wiranto, salah satunya adalah JK fans club. Tim relawan pelangi diketuai oleh Abdullah Miad.
Tim ketiga adalah Masyarakat Peduli Sesama (MPS). Kelompok ini di kordinatori oleh seorang pengusaha asal Jawa Barat, Edi Joenardi. Pada pemilu legislatif, MPS punya peran besar mengkampanyekan Partai Golkar di desa-desa.
Kelompok ini memberi bantuan berupa tangki air, dan peralatan berat untuk membantu pembangunan di desa-desa. "Sudah ada 640 desa yang di Jawa Barat yang jadi basis MPS," tutur Edi.
Tim lain yang berada di luar struktural tim pemenangan resmi adalah Presidium Pemuda Indonesia (PPI). Tim ini menghimpun para mantan aktivis mahasiswa dan ormas.
Tim ini lebih konsen membuat isu dan pencitraan untuk memikat pemilih muda. Berikutnya, tim lain adalah Negarawan Center. Kelompok ini digawangi oleh Johan Silalahi yang merupakan presiden Lembaga Riset Informasi (LRI).
Negarawan Center menopang JK-Wiranto melalui pencitraan. Liat saja iklan yang mulai dipasangnya di sejumlah televisi. Sejumlah tokoh dihadirkan dengan memuji karakter JK.
"Kami diluar struktural. Tapi bisa dibilang sayap pendukung. Ini adalah gerakan moral dan intelektual," ucap Johan.
(gun/ndr)











































