"Ya ada perubahan dari tim media kampanye menetapkan seperti itu. Jadi SBY-Boediono, bukan SBY Berbudi lagi," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring.
Hal itu disampaikan Tifatul usai menghadiri pertemuan 23 partai yang berkoalisi untuk pemenangan SBY-Boediono di Bravo Media Center (BMC), Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam hal ini yang netapin strategi jangan banyak orang. Satu saja cukup, kita tinggal menjalankan saja," jelasnya.
Dalam rapat itu, Tifatul mengatakan, rapat dengan 23 parpol membicarakan strategi dan masukan-masukan untuk kemenangan SBY-Boediono.
"Tapi strateginya belum terlalu detil. Baru masing-masing partai dikatakan harus berupaya untuk menggarap konstituennya. Itu kan cukup besar, 56 persen," kata Tifatul.
Slogan SBY Berbudi muncul saat deklarasi SBY-Boediono di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2009) malam.
(nik/nrl)











































