"Kita instruksikan kepada semua kader, pengurus DPP dan DPW serta DPC untuk memilih SBY-Boediono. Kalau ada yang melenceng, kita akan beri sanksi tegas sampai pemecatan," kata Wakil Sekjen DPP PPP Romy Romahurmuzy kepada detikcom, Senin (17/5/2009).
Menurut kader muda potensial PPP ini, keputusan PPP mendukung SBY-Boediono sudah final dan mengikat. Karena itu, semua kader diminta patuh dan tunduk dengan ikhlas menjalankan keputusan partai dan bersama-sama memenangkan pasangan SBY-Boediono dalam Pilpres mendatang.
"Keputusan kita sudah final dan bulat. Tidak ada yang boleh bermain-main. Karena itu kita ingatkan semua kader untuk patuh dan menjalankan keputusan partai," paparnya.
Saat ditanya mengenai adanya informasi salah satu kader PPP yang juga anggota FPPP DPR Habil Marati yang mendukung pasangan JK-Wiranto, Romy mengaku belum mendapatkan kabar itu. Tetapi jika sampai terbukti, PPP akan memberikan peringatan dan sanksi.
"Saya belum tahu ada kabar soal itu. Tetapi kita akan cek, kalau benar kita akan beri peringatan 1, 2, dan 3. Yang paling ekstrem ya sanksi pemecatan kalau tidak mengindahkan," pungkasnya.
(yid/iy)











































