Peristiwa tersebut terjadi di tengah perjalanan JK dan rombongan dari proyek Banjir Kanal Timur di Cilincing menuju rumah susun Kalibata, Jakarta, Senin (18/5/2009). Ketika melaju di ruas jalan tol Kalimalang-Cawang, mendadak saja bus yang ditumpangi JK beserta rombongan pengembang menepi dan berhenti.
Sejurus kemudian JK yang berkemeja putih dan mengenakan peci hitam turun dari bus. Melihat JK turun, tanpa dikomando penumpang lain bus tersebut yang terdiri dari Menteri PU Djoko Kirmanto, Menpera Yusuf Anshyari dan belasan orang pengembang pun ikut turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa banyak cakap Djoko Kirmanto dan Yusuf Anshyari diarahkan ajudan masing-masing ke minibus Seswapres RI yang kebetulan belum terlanjur melesat mengejar sedan Mercedes S600 yang JK tumpangi. Sedangkan rombongan pengembang memilih bergabung ke bus yang ditumpangi rombongan wartawan.
Sambil mencari tempat duduk, salah seorang dari mereka bertanya mengapa JK ganti mobil dan bus yang mereka tumpangi tidak melanjutkan perjalanan. "Pak JK mau lebih cepat. Bus itu agak aus juga rem-nya," jawab si sopir.
(lh/iy)











































