Hal tersebut disampaikan Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Indonesia yang memantau pemutakhiran DPS di DKI Jakarta dan Bekasi.
"Di Kelurahan Jati Kramat, Kota Bekasi, misalnya, ditemukan masyarakat yang datang untuk mengecek namanya di DPS, namun gagal karena tidak dijumpai pengumuman DPS disana", ujar Koodinator Divisi Kepemiluan SIGMA Indonesia Said Salahudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ternyata terdapat beberapa kantor PPS yang ditemukan dalam keadaan terkunci tanpa seorang anggota pun yang bertugas.
"Ditemukan anggota PPS yang tidak berada di kantor dan bahkan ruangan PPS dalam keadaan terkunci, di antaranya di PPS Pekayon Jakarta Timur, Pancoran, Rawajati, Mampang Prapatan, Srengseng Sawah Jakarta Selatan, PPS Jati Kramat, Jati Bening Baru, dan Jati Bening Lama Kota Bekasi," urai dia.
Masih berdasarkan pantauan Sigma pada hari terakhir ini, setidaknya ada empat temuan yang dapat menjadi perhatian. Selain DPS yang tidak diumumkan atau diumumkan tidak sesuai ketentuan dan kantor PPS tutup atau tidak ditemui satu pun anggota PPS yang bertugas, jumlah DPS Pilpres melonjak dari jumlah DPT Pileg, dan pemilih yang tidak bersedia didaftar diminta membuat surat pernyataan.
(amd/nwk)











































