"Teman di daerah semua prihatin dari 12 persen (2004) tinggal 4,9 persen (2009). Perlu langkah penyelamatan partai. Akan kita muktamarkan pertengahan Juni," kata Ketua DPP PKB kubu Gus Dur, Faturrahman, di kantor PBNU, Jl Kramat, Jakarta, Minggu (17/5/2009).
Perolehan suara yang merosot tajam itu sangat dirasakan. Untuk itu, menurutnya, kader PKB di daerah-daerah meminta Gus Dur mengambil peran menyelamatkan partai.
"Kondisi di daerah memprihatinkan. Di sejumlah daerah 50 sampai 80 persen suara juga hilang. Kami harap, Gus Dur untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan PKB," ucap dia.
Ia menilai, sikap pragmatis PKB yang kini mendukung SBY-Boediono turut menghancurkan partai. Faturrahman mencontohkan, sikap mendukung SBY tanpa tawar menawar lagi menunjukkan kelemahan partai.
"Manut saja Imin. Karena memang tidak punya kekuatan riil. Nilai-nila partai telah dilupakan. Nilai dialog, keterbukaan, perjuangan, moralitas sudah tidak lagi diseriusi," sesal Faturrahman.
(Ari/nrl)











































