Rabu malam (13/5/2009), pimpinan Partai Gerindra bertemu dengan PDIP di Mid Plaza. Disebut-sebut sudah ada deal antara keduanya. Prabowo mengalah sebagai cawapres. Namun isu ini dibantah keras oleh kubu Gerindra. Mereka mengatakan Prabowo masih tetap capres.
Kamis (14/5/2009), Partai Gerindra masih mencoba melakukan komunikasi dengan PKS, PPP dan PAN. Namun ternyata tidak ada deal soal koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumat (15/5/2009), PKS kembali merapat ke Demokrat. PPP pun akhirnya menerima Boediono. 21 Parpol Gurem pun terpecah. Hanya 7 yang tetap mendukung duet Mega-Prabowo.
Jumat sore, Mega bertemu Prabowo di Istana Batu Tulis Bogor. Inilah pertemuan terakhir sebelum ada kesepakatan.
Sementara itu di Bandung, Partai Demokrat menggelar deklarasi SBY-Boediono dengan megah. PKS tampil mesra dengan Partai Demokrat pada hajatan politik itu. SBY Berbudi siap bertempur dalam Pilpres 2009.
Pada pukul 21.00 WIB, pertemuan di Batu Tulis selesai. Prabowo dan Mega sepakat untuk berpasangan sebagai capres-cawapres. Namun pengumuman capres-cawapres pasangan ini akan dilakukan di kediaman Mega di Jl Teuku Umar, Jakarta.
Pukul 23.00 WIB, Mega dan Prabowo akhirnya mengumumkan duet mereka. Dalam keterangan persnya, Mega memberikan peran yang besar bagi Prabowo untuk menjalankan perekonomian. Disebut-sebut, inilah salah satu penyebab Prabowo akhirnya mau mengalah sebagai cawapres.
Hari ini Sabtu (16/5/2009) pukul 13.00 WIB, pasangan ini akan mendaftarkan diri ke KPU. Dipastikan tiga pasang capres-cawapres akan bertarung pada pilpres kali ini. SBY-Boediono, JK Wiranto dan Mega-Prabowo. (rdf/lrn)











































