"Mengenai ekonomi liberal saya kira tidak relevan. Kita perlu menyelesaikan bebeberapa permasalahan dengan meninggalkan isme-isme yang begitu besar," katanya dalam jumpa pers usai deklarasi pasangan 'SBY-Berbudi' di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2009).
Dikatakan dia, tidak relevan menggunakan istilah neoliberalisme untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.
Bagi pria kelahiran Blitar, Jawa Timur itu, yang jelas perlu adanya perubahan beberapa kebijakan ekonomi. Dia pun lantas memaparkan sedikit mengenai konsep-konsep pembangunan ekonomi yang manjur bagi Indonesia.
"Ekonomi pasar adalah satu instrumen bisnis, tetapi pasar tidak memecahkan permasalahan ekonomi. Memerlukan aturan main yang jelas dan pengendalian ekonomi yang jelas pula. Pasar adalah harus berlandaskan hukum, dikelola secara makro," pungkasnya.
(irw/gah)











































