"Muhamadiyah secara formal belum membicarakan hal tersebut. Insya Allah dalam satu-dua hari ini ada pembicaraan mengenai hal itu," Kata Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan di sela-sela acara Rakernas II Ekonomi dan Kewirausahawan Muhamadiyah di Hotel Singgasana, Jalan Gunungsari, Surabaya, Jumat (15/5/2009).
Menurut Din, Muhammadiyah tidak akan berbicara orang perorang karena hanya akan memunculkan like and dislike. Muhamadiyah akan melihat figur capres dan cawapres dari kapasitas kepemimpinan dan amanahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Din menambahkan, Muhammadiyah tidak mau terlibat dalam polemik yang mempertentangkan capres ataupun calon wakil presiden yang mempunyai faham neoliberalisme ekonomi dengan ekonomi kerakyatan.
"Muhammadiyah tidak mau terjebak dalam polemik yang mempertentangkan neoliberalisme ekonomi dan ekonomi kerakyatan. Walau itu memang real," kata Din
(wln/yid)











































