"Tingkat partisipasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri masih rendah pada pileg 9 April lalu," tutur Erman, yang mengenakan baju dinas warna coklat tua.
Hal ini disampaikan Erman dalam forum komunikasi antara Menakertrans, KPU, dan PJTKI, di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2009).
Erman menyampaikan keinginannya untuk ikut serta mensosialisasikan pilpres di luar negeri. Dengan cara ini, Erman menambahkan, pemilih luar negeri dapat lebih terlayani.
"Kami minta izin dilibatkan dalam sosialisasi. Perlu tim sosialisasi khusus untuk mensukseskan pilpres," tutur Erman.
"Untuk pemilu 2009 Depnakertrans tidak dilibatkan dalam panitia pemilih luar negeri, tidak seperti pemilu tahun 2004," imbuhnya.
Selain itu, Erman menyampaikan, pihaknya meminta KPU menyediakan TPS khusus yang jaraknya mendekati pemilih. Erman juga meminta KPU menambah petugas sosialisasi di luar negeri.
"Perlu petugas sosialisasi dan TPS khusus agar tidak repot," tutur Erman.
"Mengenai domisili TKI itu bisa kok didata, kalau tidak bisa kan berarti ilegal," pungkasnya.
(van/irw)











































