Tak Presidential Look, JK Bisa Untung, Bisa Rugi

Tak Presidential Look, JK Bisa Untung, Bisa Rugi

- detikNews
Kamis, 14 Mei 2009 13:24 WIB
Tak Presidential Look, JK Bisa Untung, Bisa Rugi
Jakarta - Penampilan calon presiden (capres) Jusuf Kalla (JK) yang ceplas-ceplos tidak terlihat sebagai seorang pemimpin negara. Gaya bicaranya itu bisa menjadi batu sandungan atau justru kelebihan bagi Ketua Umum Partai Golkar itu.

"Gaya presidential look itu bisa dijadikan kelemahan atau bisa jadi keuntungan jika dieksploitasi oleh tim sukses JK," ujar pengamat politik dari Universitas Paramadhina Bima Arya.

Hal itu disampaikan Bima dalam diskusi dengan tema 'Membedah Testimonial Para Tokoh Tentang Kepemimpinan JK' di Rumah Makan Gado-gado Boplo, Jl Gereja Therasia, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bima, seharusnya penampilan JK harus ditata karena masyarakat lebih menyukai orang yang berbicara dengan santun dibandingkan dengan cara bertutur yang ceplas-ceplos dan agak ekstrim.

"Sosok presiden bisa dilihat dari penampilan fisik yang gagah," imbuh dia.

Dengan JK mengambil pendamping Wiranto, lanjut Bima, popularitas keduanya juga masih kalah dibanding SBY-Boediono. Apalagi mesin politik Golkar juga tidak berjalan dengan baik. Bahkan Hanura masih terbilang partai baru.

"Mereka harus mengklaim keberhasilan masing-masing di saat memimpin di pemerintahan. Itu bisa menarik perhatian masyarakat," kata dia.

(nik/anw)


Berita Terkait