"Boediono ekonom yang reputasinya luar biasa dan dia tidak pernah bicara politik. Kalau gitu dia kan dipaksa jadi politisi," ujar Wasekjen DPP PKS Fachri Hamzah kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/5/2009).
Menurut dia, Boediono termasuk orang yang sifatnya pendiam. Sifat itu yang kemudian menimbulkan keraguan, apakah Boediono jika kelak menjadi wapres mampu berkomunikasi dengan parlemen dan partai-partai anggota koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fachri juga meminta Partai Demokrat (PD) tidak jumawa atas kemenangan yang diraih dalam pemilihan legislatif. Kendati berhasil menjadi jawara pemilu kali ini, bukan jaminan PD akan keluar sebagai pemenang di Pilpres.
Dia mengingatkan bahwa sampai saat ini kecenderungan yang terjadi adalah partai pemenang pemilu selalu kalah di Pilpres.
"Megawati menang di pemilu 1999 tapi kalah di Presiden. Golkar yang menang pemilu 2004 ternyata yang menang Pilpres Pak SBY dari Demokrat," tandas eksponen 1998 ini.
(Rez/nrl)










































