"Alhamdulillah kesalahpahaman telah diakhiri," kata Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum lewat pesang singkat kepada detikcom, Rabu (13/5/2009).
Anas pun menjelaskan, alasan pemilihan Gubernur Bank Indonesia itu sebagai pendamping SBY yang sempat dipertanyakan oleh partai-partai, sudah dijelaskan pada pertemuan tadi malam di Wisma Negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas pun yakin koalisi yang dimotori Partai Demokrat bakal berjalan sesuai rencana. Sebab koalisi yang dibangun adalah koalisi berdasarkan platform, arah koalisi, dan agenda kerja pemerintahan 5 tahun ke depan.
"Dan bukan dimulai dari pembicaraan kursi dan jatah-jatahan," papar mantan Ketua Umum PB HMI ini.
Dia menilai, rencana pembentukan Poros Alternatif oleh partai anggota koalisi yang mencuat kemarin, sebagai reaksi atas penunjukkan Boediono sebagai cawapres, hanyalah riak-riak kecil koalisi.
"Justru itu akan menjadi semen penguat koalisi," tutupnya.
(Rez/ken)










































