Pembentukan Poros Alternatif Reaksi Paling Logis

Boediono Cawapres SBY

Pembentukan Poros Alternatif Reaksi Paling Logis

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2009 09:10 WIB
Pembentukan Poros Alternatif Reaksi Paling Logis
Jakarta - Rencana partai-partai pro Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membentuk poros alternatif menyusul dipilihnya Boediono sebagai cawapres SBY dinilai merupakan reaksi yang logis. Perpecahan pun kemungkinan tinggal menunggu waktu saja.

"Jelas itu reaksi yang paling logis. Untuk apa mereka berada dalam kolisi kalau calonnya tidak diambil?" kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf kepada detikcom, Selasa (12/5/2009) malam.

Menurut Maswadi, wajar partai-partai seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mempertanyakan mengapa SBY memilih orang luar. Sebab, menurutnya, koalisi mengharuskan di antara pihak-pihak yang terlibat untuk senantiasa berunding.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namanya koalisi kan harus berunding. Sayang sekali pecah hanya karena menunjuk orang yang tidak didukung," jelasnya.

Dalam kondisi berkoalisi, imbuh Maswadi, seharusnya SBY menentukan cawapres dari nama-nama yang diajukan oleh partai. Untuk menjaga kestabilan dan mengakomodasi kepentingan politik, cawapres sebaiknya pula diambil dari partai terbesar.

"Seharusnya cawapres itu dari partai yang tergabung dalam koalisi. Dan itu diambilkan dari partai terbesar. Itu matematika politik, nggak bisa yang lain," pungkasnya.

(irw/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini