Mensesneg Hatta Rajasa dan Gubernur BI Boediono memang menjadi cawapres terkuat yang akan dipilih SBY. Namun, menjelang pengumuman nama cawapres 15 Mei, SBY akhirnya memilih Boediono sebagai cawapres.
Lantas bagaimana nasib Hatta? Informasi yang didapatkan detikcom, Rabu (13/5/2009), SBY tetap sangat memerlukan Hatta di pemerintahannya. Apalagi selama ini, SBY sangat percaya Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Menteri Utama atau Menteri Senior itu tidak kalah terhormat dengan posisi wapres. Bahkan, kata dia, dalam konsep SBY, posisi Menteri Utama itu memiliki wewenang lebih banyak dibanding wapres.
"Pak Hatta politisi yang jago lobi, bisa masuk ke kalangan apa pun. Nanti Pak Hatta akan mendapat kewenangan yang lebih, seperti akan mengkoordinasikan menteri-menteri kabinet dan juga berkomunikasi dengan parlemen," kata dia.
Posisi Menteri Senior ini sebenarnya wacana lama yang pernah terdengar di zaman Gus Dur atau Megawati. Namun, wacana ini tak pernah terealisasi.
Bagaimana sikap Hatta atas plot Menteri Senior ini? Hatta dikenal sebagai pejabat yang dikenal loyal dan pekerja keras. Tugas apa pun yang diamanatkan kepadanya akan dikerjakan.
"Sementara ini Pak Hatta menerima dengan baik," ujar dia.
(irw/asy)











































