SBY Maju Kena Mundur Kena

Boediono Cawapres SBY

SBY Maju Kena Mundur Kena

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2009 03:54 WIB
SBY Maju Kena Mundur Kena
Jakarta - Posisi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai capres Partai Demokrat (PD) dinilai serba salah. Apabila memilih cawapres dari parpol akan mengundang cemburu parpol koalisi lainnya, sementara apabila mengusung cawapres diluar parpol menuai protes seperti sekarang ini.

"SBY maju kena mundur kena. Kalau memilih salah satu dari empat cawapres yang ditawarkan PKB, PAN, PPP, dan PKS maka tiga lainnya cemburu. Oleh karena itu lebih baik memilih orang di luar parpol," tutur Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dewi Fortuna Anwar, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/5/2009).

Kedekatan Boediono dengan SBY, menurut Dewi, menjadi salah satu alasan kuat SBY lebih memilih Gubernur BI itu ketimbang kandidat dari parpol sebelah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Boediono memiliki kedekatan dengan Pak SBY. Pak SBY sudah paham kompetensi beliau, tidak sulit menyesuaikan diri. Sementara kalau dari parpol apabila beda budaya politik dan sosial akan repot," tutur Dewi.

Menurut Dewi, keputusan SBY memilih Boediono tidak akan mengurangi perolehan suara SBY di pilpres Juli nanti. Popularitas SBY sudah sangat tinggi. SBY dinilai Dewi sebagai presiden yang berhasil bekerja profesional untuk rakyat.

"Pak SBY adalah profesional yang sudah terbukti sehingga tidak perlu takut memilih siapapun pasangannya," tutur Dewi.

"Tidak pelu khawatir karena rakyat lebih suka memilih figur ketimbang parpol," pungkasnya.

(van/irw)


Berita Terkait