Boediono dan Koalisi PD-PDIP Terkesan Pesanan Asing

Boediono dan Koalisi PD-PDIP Terkesan Pesanan Asing

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2009 00:32 WIB
Boediono dan Koalisi PD-PDIP Terkesan Pesanan Asing
Jakarta - Kalangan muda mulai gerah dengan sejumlah manuver elit politi menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 mendatang. Kaum muda ini menilai pencalonan Boediono dan rencana koalisi antara PD dengan PDIP terkesan pesanan kepentingan asing.

"Sangat terlihat sekali kepentingan asing yang sangat intensif, apalagi Boediono dikenal sebagai antek neoliberalisme," kata Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Rahman Thoha kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/5/2009).

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Tani, Soepriyatno, menyatakan, dalam Pemilu 2009 sangat sarat intervensi dan mengakomodir kepentingan asing. "Belum ada capres-cawapres yang bicara program penghapusan utang atau mendorong kedaulatan ekonomi dan memihak kepada rakyat," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait koalisi yang dilakukan sejumlah partai politik, menurut Soepriyatno, koalisi yang muncul saat ini hanya memikirkan kekuasaan, bahkan cenderung akan memunculkan kembali praktek oligarki.

"Koalisi yang terjadi juga jauh dari nilai-nilai politik yang patut, banyak parpol yang penuh konflik akibat intervensi penguasa terhadap parpol, mengingatkan masa Orde Baru," tandasnya.

Soepriyatno juga menilai realitas pelaksanaan Pemilu Legeslatif 2009 sangat carut marut, amburadul dan penuh dengan kecurangan. Bahkan hingga kini, pemerintah dan KPU sebagai penanggungjawab dan
penyelenggara pemilu, tidak menyiapkan secara cermat.

"Ironisnya, Presiden dan Wakil Presiden lebih cenderung sibuk dengan pencalonannya masing-masing, sehingga mengganggu tugas-tugas kenegaraan. Jadi, kita minta Pemilu Presiden ditunda dulu, sampai semua persoalan ini dibenahi," pungkasnya.

Melihat kondisi diatas, maka kedua tokoh muda ini bersama puluhan elemen organisasi kepemudaan dan rakyat, akan mendorong Gerakan Rakyat untuk Perubahan. Acara itu akan digelar hari ini di Hotel Sofyan Cikini.
(zal/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads