"Jika benar SBY memilih Boediono akan mengganggu kelugasan sikap Ketua Umum PPP yang mendukung koalisi dengan PD. Sebab Pak Ketum akan mendapat pertanyaan-pertanyaan dari bawah," jelas Wakil Sekjen PPP Taufiqul Hadi kepada detikcom, Selasa (12/5/2009).
Dikatakan Taufiq, dalam rapat konsultasi DPW-DPW PPP 9 Mei lalu, forum yang dipimpin Ketua Umum PPP Suryadarma Ali (SDA), secara bulat menyatakan dukungan partai berlambang Kabah itu ke SBY. Sedangkan soal cawapres, SBY hendaknya memilih dari kalangan parpol, terutama yang jadi mitra koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sikap ini tentu bertentangan dengan kriteria cawapres yang SBY utarakan ke publik sebelumnya," ujarnya.
DPP PPP dan beberapa DPW, kata Taufiq, juga merasa kurang sreg dengan sikap SBY dan PD yang mengabaikan unsur keterwakilan luar Jawa. SBY dianggap terlalu yakin dengan dukungan dari Jawa saja. Padahal Indonesia terdiri dari banyak pulau dan suku bangsa.
Ketika ditanya apakah PPP bakal menarik dukungan terhadap SBY, Taufiq
mengatakan, hingga saat ini DPP masih mencermati perkembangan dari hari ke hari.
"Saat ini sudah banyak pertanyaan dari grass root yang sangat mengganggu, soal Boediono. Bisa saja dalam satu atau dua hari ke depan DPP akan mengambil sikap tegas," tandasnya.
(van/irw)











































