PDIP-PD Koalisi = Gabungan Pembohong

PDIP-PD Koalisi = Gabungan Pembohong

- detikNews
Selasa, 12 Mei 2009 14:11 WIB
PDIP-PD Koalisi = Gabungan Pembohong
Jakarta - Komunikasi antara Partai Demokrat dan PDIP makin lengket. Kemungkinan kedua partai ini berkoalisi pun menguat. Jika keduanya benar-benar bersatu, koalisi ini dianggap sangat klop. Dua-duanya sama-sama pembohong.

"Koalisi PDIP-PD adalah gabungan pembohongan," kata pengamat politik Ricky Gerung dalam diskusi 'Mencermati Koalisi PDIP-PD: Orba Jilid 2' di RM Ayam Goreng Suharti, Jl Tendean, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2009).

Menurut dosen Universitas Indonesia (UI) ini, lima kriteria cawapres SBY yang pernah dilontarkan kini berubah menjadi lima kebohongan. Dengan berkoalisi dengan PDIP, 5 kriteria itu tidak bisa terpenuhi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu kebohongan dari sisi Megawati Soekarnoputri, menurut Rocky, dengan adanya koalisi ini, kedatangan sejumlah pemilih atau konstituen ke TPS dengan harapan Megawati Soekarnoputri atau PDIP tetap menjadi oposisi, ternyata tidak terjadi.

"Itu artinya, Megawati bohong dan keputusan hasil Kongres PDIP agar Mega menjadi capres juga dilanggar," jelasnya.
 
Dijelaskan Rocky, koalisi kedua partai politik ini upaya mematikan kehidupan demokrasi. Bila PDIP jadi bekerjasama dengan PD, artinya partai berlambang banteng moncong putih ini terkooptasi oleh PD.
 
"Pertanyaannya, apa ada bargain tertentu? Ini pertanyaan dari publik. Kalau alasan untuk kepentinga bangsa, beroposisi pun bisa. Kalau ini terjadi, maka terjadi Kartel Politik," tegasnya lagi.
(zal/ken)


Berita Terkait