"Saya berkunjung ke Teuku Umar melakukan suatu komunikasi, apa yang selama ini sudah terjalin," kata Hatta didampingi Ketua Deperpu DPP PDIP Taufiq Kiemas dan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung di rumah Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2009).
Hatta yang mengenakan baju batik, bukan baju safari, diterima Megawati selama 1,5 jam. Kunjungan kedua kali ini berbeda dengan kunjungan pertama Hatta pekan lalu. Pekan lalu, Hatta mengenakan baju safari dan mengaku membicarakan soal rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta membantah pertemuannya dengan Mega membahas soal koalisi. Namun, dia membenarkan bahwa pertemuannya dengan Mega, Taufiq Kiemas, dan Pramono kali ini tidak hanya sekadar membahas rumah dan tetek bengeknya. "Betul sekali," kata Hatta saat ditanya apakah kunjungannya kali ini tidak hanya sekadar membahas rumah Mega.
Yang jelas, saat ini Hatta sudah berani mengakui dirinya diutus SBY. Jika diutus membangun komunikasi politik dengan Megawati, lantas apa status Hatta? Sebagai Mensesneg atau sebagai politisi PAN? Atau sebagai cawapres SBY?
(nwk/asy)











































