"Itu yang melakukan Pusat Kajian Strategi Pembangunan Sosial Politik FISIP Universitas Indonesia atau PKSPSP. Tapi, media menyingkatnya menjadi Puskapol," kata Direktur Puskapol Sri Budi Eko Wardani.
Hal itu dikatakan Sri Budi untuk mengklarifikasi berita di detikcom, Senin (11/5/2009), dengan judul "Demokrat Bantah Popularitas SBY Turun Akibat Arogan".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu keliru penyebutan akronim (penyingkatan)," jelas Sri Budi.
(irw/nrl)











































