"Sekarang rakyat bisa melihat, kemarin bikin koalisi besar sama Golkar, Hanura dan Gerindra, sekarang merapat ke Demokrat, kita bisa menilai sendiri. Disini menunjukkan bahwa ada semacam ketidakpastian dalam partai itu," kata Eros kepada detikcom, Minggu (10/5/2009).
Menurut politisi yang budayawan ini, jika PD menerima PDIP dalam koalisi bersama akan menimbulkan pertanyaan publik. Selain itu, maunya PDIP ke PD akan menyulitkan pihak PD untuk menjelaskan rasionalisasi koalisi karena selama ini publik tahu kalau PDIP dan PD selalu dalam posisi yang berhadapan secara diametral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi bagaimana seharusnya SBY melihat pergerakan politik ini, Eros menjawab, "SBY itu orang cerdas.Β Nggak usah diajari, dia pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan," pungkasnya.
(yid/ndr)











































