"Kami akan teken kontrak politik dengan duet Prabowo Subianto-Rizal Ramli pada pekan depan," kata jurubicara FAP Jackson Kumaat yang dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (9/5/2009).
Sebelumnya, sebanyak 20 parpol kecil yang perolehan suaranya tidak mencapai 2,5 persen, membentuk Forum Antar-Parpol (FAP), menyusul terbentuknya koalisi yang tergabung di Partai Demokrat, Partai Golkar dan PDIP.
Menurut Jackson, koalisi dengan Partai Gerindra dilakukan dengan cara menghimpun 20 kekuatan partai politik, yang tidak lolos syarat 2,5 persen parliamentary treshold (PT). Sekjen DPP Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) ini memperkirakan, apabila jumlah perolehan suara Partai Gerindra dan FAP digabung, maka dapat mengajukan capres-cawapres dalam Pemilu Presiden mendatang.
Namun hingga kini koalisi belum juga terbentuk, karena parpol yang lolos PT masih wait and see, sebelum KPU secara resmi mengumumkan hasil final perolehan suara dan jumlah kursi di DPR RI. Tapi diakui Jackson, terus berkomunikasi secara intensif, dalam rangka menyatukan visi dan misi menjelang Pilpres 2009.
"Selama koalisi permanen belum terbentuk, kami tetap menjalin komunikasi politik. Apalagi di dunia politik itu sifatnya dinamis. Tapi yang terpenting, kami tetap menjaga konstituen masing-masing," tandasnya.
(zal/nwk)











































