"Istrinya dua-duanya berjilbab. Kalau saya pemimpin partai Islam itu wajar. Itu memberikan nilai kita partai terbuka nasional dan punya tingkat keagamaan yang kuat," ujarnya dalam sambutan Rapimnas III Partai Hanura di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2009).
Dalam sambutannya juga, JK menjelaskan posisi wapres bukanlah sebagai posisi presiden. Hal ini perlu dijelaskan sejak awal penentuan duet capres-cawapres agar keduanya bisa bekerja sama dengan harmonis.
"Pada masa lalu banyak yang menyatakan wapres itu adalah pembantu presiden. Tapi menurut saya itu bukan pembantu, tapi ia membantu dalam tugas bersama," tuturnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Wiranto mengatakan Koalisi Besar tetaplah solid. Ia tidak percaya tentang isu PDIP yang kian merapat ke PD.
"Kita menjamin tetap kuat dan solid," tegasnya.
(gah/irw)











































