Polisi: Kongres Nasional Golput Dibubarkan Karena Tidak Ada Izin

Polisi: Kongres Nasional Golput Dibubarkan Karena Tidak Ada Izin

- detikNews
Jumat, 08 Mei 2009 17:45 WIB
Polisi: Kongres Nasional Golput Dibubarkan Karena Tidak Ada Izin
Yogyakarta - Kongres Nasional Golongan Putih (golput) di Yogyakarta dibubarkan aparat kepolisian. Polisi berdalih tindakan refresif itu dilakukan karena bacara tersebut tidak memiliki izin.

Hal itu dikatakan Kapoltabes Yogyakarta, Kombes Agus Sukamso saat menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Satya Graha, di Jl Veteran, Umbulharjo Yogyakarta, Jumat (8/5/2009).

"Belum ada surat izin dari Mabes Polri. Kami belum menerima Surat Tanda Penerimaan (STP) dari Mabes," ungkap Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus acara yang digelar oleh tokoh reformasi Sri Bintang Pamungkas itu bersifat nasional yakni kongres nasional. Karena itu, acara tersebut harus memiliki surat izin yang dikeluarkan oleh Mabes Polri. Sampai saat ini pihaknya juga belum menerima tembusan surat tersebut. "Ini tidak ada izinnya," katanya.

Sekitar 30-an peserta Kongres Nasional Golput dan Sri Bintang Pamungkas dibawa ke Mapoltabes Yogyakarta untuk dimintai keterangan. Semua barang bukti yang ada di ruangan pertemuan di antaranya tiga buah backdrop bertuliskan 'Golput 45 Persen, Pilpres Batal, Selamat Datang Peserta Kongres Nasional Golongan Putih dan Merdeka, Merdesa,' serta beberapa kaos peserta bertuliskan 'Golput' juga dibawa petugas untuk dijadikan barang bukti.

Kronologi pembubaran acara

Sebelum dibubarkan, Sri Bintang Pamungkas saat memimpin acara sempat didatanggi Ipda Suwandi, Kompol Frangky Yusandibersama puluhan aparat Poltabes. Namun pada saat meminta izin, Suwandi tidak diizinkan masuk oleh Sri Bintang.

"Silakan duduk yang baik dan sopan. Saya selesaikan dulu," kata Sri Bintang sambil tetap memegang mikropon.

Perdebatan panjang pun terjadi, Sri Bintang menyatakan dirinya sudah mengurus surat izin, sambil menunjukkan selembar kertas kepada petugas. Ketika petugas meminta dia turun untuk menemui Kapoltabes yang ada di lobi hotel, dia tidak mau.

"Jangan sewenang-wenang, yang mau ketemu dengan saya kan dia. Kalau mau ketemu ya ke sini," jawab dia.

Agus pun kemudian naik menuju ruang pertemuan. Bersamaan itu pula, puluhan aparat yang sudah berjaga di dalam ruangan langsung menangkap dan mengamankan para peserta. Meski sempat menolak, para peserta akhirnya digelandang satu-persatu oleh petugas. Sri Bintang pun juga ikut di bawa menuju Mapoltabes.

(bgs/djo)


Berita Terkait